
Ada Chip RFID di Karpet Masjid Nabawi, Apa Fungsinya?
Chip RFID pada karpet Masjid Nabawi bukan teknologi biasa. Sistem ini bantu pengelolaan & perawatan atas puluhan ribu karpet yang terpasang.

Ada yang menarik dari pengelolaan Masjid Nabawi di Madinah. Di balik karpet hijau yang selalu berhasil membuat jemaah merasa nyaman selama beribadah, ternyata terdapat teknologi canggih yang tidak terlihat secara kasat mata.
Karpet Masjid Nabawi dilengkapi chip RFID (Radio Frequency Identification) yang terhubung dengan sistem pengelolaan digital. RFID digunakan untuk membantu pengelola Masjid Nabawi mengetahui informasi karpet, termasuk lokasi, penggunaan, hingga proses pencuciannya.
Lebih dari 25.000 Karpet Dikelola di Masjid Nabawi
Menurut laporan yang dikutip dari Arab News, terdapat 25.000 karpet yang tersebar di seluruh Masjid Nabawi. Jumlah tersebut mencakup karpet yang berada di halaman, koridor, hingga bagian atap masjid.
Selain jumlahnya yang sangat banyak, karpet-karpet tersebut juga memiliki spesifikasi berkualitas tinggi. Terbuat dari 100% benang akrilik murni dengan berat 400 gram dan ketebalan mencapai 14 milimeter. Oleh karena itu pengelola Masjid Nabawi memerlukan teknologi RFID untuk berperan dalam mengenali karpet secara teratur.
Dengan teknologi RFID, data yang berkaitan dengan karpet dapat dihubungkan dengan sistem sehingga informasi dapat dicatat. Mulai dari waktu pembuatan, penggunaan, lokasi, waktu pencucian, pengangkatan, hingga perpindahan lokasi karpet terpasang.
Artinya, pengelola tidak perlu hanya mengandalkan pencatatan manual untuk mengetahui kondisi dan keberadaan ribuan karpet yang digunakan di kompleks masjid.
Baca Juga : Masjid Nabawi Punya Area Khusus Untuk Jemaah Perempuan
RFID juga Membantu Proses Perawatan Karpet

Karpet yang berada di area masjid digunakan oleh jamaah setiap hari. Karena itu, kebersihan dan kondisinya harus terus dijaga. Dengan sistem identifikasi digital ini, pengelola Masjid Nabawi juga dapat mengetahui dengan lebih mudah ketika karpet dipindahkan untuk dibersihkan atau menjalani proses perawatan.
Fungsi RFID juga semakin relevan jika dikaitkan dengan rutinitas kebersihan di Masjid Nabawi. Dikutip dari Arab News, sebanyak 500 karpet dicuci setiap hari dan setiap tahunnya ada lebih dari 180.000 operasi kebersihan mencakup penggunaan desinfektan dan wewangian.
Puluhan ribu karpet harus dihitung, dipindahkan, dibersihkan, dirawat, dan digunakan kembali. Maka dengan teknologi RFID, proses pendataan karpet tersebut bisa dilakukan dengan lebih mudah karena terdapat identitas dan informasi digital yang berkaitan dengan masing-masing karpet.
Baca Juga : Mengenal Bitoqoh Tashil, Akses Prioritas Masuk Masjid Nabawi
Penggunaan RFID pada karpet Masjid Nabawi menunjukkan bahwa teknologi modern dapat diterapkan bahkan pada aspek yang terlihat sederhana seperti karpet masjid. Tujuan utamanya sangat sederhana, yakni menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kualitas fasilitas yang digunakan jemaah di Masjid Nabawi.

Dari karpet hingga berbagai fasilitas lainnya, Masjid Nabawi terus menghadirkan inovasi untuk menunjang kenyamanan jemaah. Kalau Sahabat ingin merasakan langsung pengalaman ibadah di Tanah Suci, segera konsultasikan perjalanan ibadah impianmu bersama LCU!



