
Jarang Diketahui! 3 Waktu Mandi Sunnah Saat Umrah dan Haji
Beribadah ke Tanah Suci tak hanya tentang umroh. Jemaah juga dapat memperbanyak amalan sunnah, termasuk mandi, untuk menjaga kebersihan diri!

Ke Tanah Suci bukan hanya tentang menunaikan rukun dan wajib haji atau umrah.ada banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan sebagai pelengkap ibadah dan menambah pahala saat di Tanah Suci. salah satu amalan yang jarang diketahui bahkan terlewat adalah mandi sunnah pada waktu-waktu tertentu.
Dalam Islam, kebersihan bukan sekadar urusan penampilan, tetapi juga bagian dari adab ketika menghadap Allah. Para ulama menjelaskan bahwa terdapat beberapa waktu yang sangat dianjurkan untuk mandi selama pelaksanaan haji maupun umrah.
Lalu, kapan saja waktu mandi yang disunnahkan bagi jamaah haji? Berikut penjelasan lengkap mengenai tiga waktu mandi sunnah saat berada di Tanah Suci beserta dalil dan hikmahnya.
Mandi Sebelum Ihram
Waktu pertama yang sangat dianjurkan untuk mandi adalah sebelum memasuki ihram. Tujuannya bukan sebagai syarat sah ihram, melainkan sebagai bentuk persiapan lahir dan batin sebelum memasuki keadaan suci yang penuh dengan berbagai ketentuan ibadah.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah SAW mandi sebelum mengenakan pakaian ihram.
عَنْ خَارِجَةَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ، عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ رَأَى النَّبِيَّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَجَرَّدَ لِإِهْلَالِهِ وَاغْتَسَلَ
Artinya: “Dari Kharijah bin Zaid bin Tsabit, dari ayahnya, bahwa ia melihat Nabi SAW menanggalkan pakaian untuk memulai ihramnya, lalu mandi.” (HR Tirmidzi).
Para ulama menjadikan hadis tersebut sebagai dasar bahwa mandi sebelum ihram termasuk sunnah yang sangat dianjurkan. Karena hanya disyaratkan untuk kebersihan bukan sebagai tanda bersuci dari hadas, mandi ini boleh dilakukan oleh jemaah perempuan yang sedang haid ataupun nifas.
Hikmah mandi sebelum ihram:
- Membersihkan tubuh sebelum memulai ibadah
- Menunjukkan kesungguhan dalam menyambut panggilan Allah.
- Mengikuti sunnah Nabi dalam manasik umroh dan haji
- Membuat tubuh lebih nyaman selama mengenakan ihram.
Baca Juga : Mau Berangkat Umroh? Jangan Lewatkan Amalan yang Satu Ini!
Mandi Sebelum Memasuki Kota Mekkah
Waktu kedua yang disunnahkan adalah ketika jamaah hendak memasuki Kota Suci Makkah. Amalan ini merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap Tanah Haram sebelum melaksanakan rangkaian ibadah seperti tawaf.
Dasarnya berasal dari hadits shahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma.
وَعَنْ اِبْنِ عُمَرَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا: { أَنَّهُ كَانَ لَا يَقْدُمُ مَكَّةَ إِلَّا بَاتَ بِذِي طُوَى حَتَّى يُصْبِحَ وَيَغْتَسِلَ, وَيَذْكُرُ ذَلِكَ عِنْدَ اَلنَّبِيِّ
Artinya: Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia datang ke Makkah kecuali sebelum bermalam di Dzu Thuwa hingga pagi dan mandi. Ia menyebut hal itu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. [HR. Bukhari, no. 1573 dan Muslim, no. 1259]
Hadis ini menjadi dalil kuat bahwa mandi sebelum memasuki Makkah merupakan sunnah yang dicontohkan Nabi SAW menurut banyak ulama fikih. Namun perlu dipahami, mandi ini bukan kewajiban dan tidak mempengaruhi sah atau tidaknya ibadah umroh dan haji.
Hikmah mandi sebelum masuk Mekkah:
- Memuliakan Tanah Suci yang menjadi kiblat umat Islam
- Mengikuti sunnah Nabi SAW
- Mempersiapkan diri sebelum melaksanakan tawaf dan ibadah lainnya.
Baca Juga : Botak atau Potong Pendek Saat Tahallul, Mana Yang Utama?
Mandi Sebelum Wukuf di Arafah
Waktu sunnah mandi yang ketiga adalah sebelum melaksanakan wukuf di Arafah, yaitu puncak ibadah haji (9 Dzulhijjah).
Hari Arafah merupakan hari yang sangat istimewa. Berbeda dengan dua mandi sunnah diatas, dalil mandi Arafah ini itidak berasal dari hadits shahih yang secara langsung menyebut Rasulullah SAW melaksanakannya.
Para ulama menjelaskan bahwa anjuran mandi Arafah didasarkan pada riwayat dari sejumlah sahabat, di antaranya Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhum yang melakukan mandi ketika hendak menuju Arafah.

Menjaga kebersihan melalui mandi sunnah ini merupakan bentuk persiapan diri sebelum melaksanakan ibadah umroh dan haji dengan kondisi yang lebih bersih dan nyaman. Meski hukumnya sunnah, amalan ini memiliki nilai yang besar karena mencerminkan penghormatan terhadap ibadah dan tempat-tempat suci yang dimuliakan Allah SWT.
Yuk konsultasikan segera rencana ibadah Sahabat bersama LCU, ya!



