Hati-Hati Batal! Wajib Tahu Daftar Larangan Ihram Ini

Sebelum berangkat Umroh, pastikan Sahabat juga mengetahui larangan berihram bagi jemaah perempuan dan laki-laki. Cek larangannya di sini.

Gambar 1: Ada beberapa larangan yang harus ditaati jemaah selama berihram

Melaksanakan ibadah Umroh atau Haji tentunya menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap Muslim. Begitu Sahabat mengucapkan niat Ihram di Miqat, saat itulah Sahabat resmi memasuki keadaan suci atau berihram. 

Nah, selama keadaan ihram ini, ada aturan ketat yang wajib dipatuhi. Jika Sahabat melanggar maka bukan tidak mungkin Sahabat akan dikenakan sanksi berupa Dam (denda).

Agar ibadah sahabat di Tanah Suci tanpa adanya kesalahan, mari kita bahas larangan ihram apa saja yang harus diketahui, baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Larangan Ihram untuk Jemaah Laki-Laki

Gambar 2: Jemaah pria LCU berihram di depan Ka’bah

Bagi jemaah laki-laki, aturan berihram ini meliputi pakaian dan apa yang menempel pada tubuh. Dilansir dari MUI berikut adalah beberapa larangan tersebut. 

1. Menggunakan Pakaian Berjahit dan Membentuk Tubuh

Jemaah laki-laki dilarang memakai pakaian yang dijahit rapi seperti kemeja, celana panjang, celana dalam, jaket, atau kaos oblong. Pakaian Sahabat wajib berupa dua lembar putih tanpa jahitan yang dililitkan ke tubuh. 

2. Menggunakan Penutup Kepala 

Jemaah laki-laki tidak boleh menggunakan peci, topi, sorban, atau kupluk yang menempel langsung di kepala. Kepala harus dibiarkan terbuka. Tapi jika Sahabat kepanasan, berlindung menggunakan payung diperbolehkan. 

3. Menggunakan Alas Kaki 

Sandal atau sepatu tidak boleh menutupi mata kaki dan jari-jari kaki bagian depan. Sahabat sangat disarankan menggunakan sandal jepit atau sandal gunung dengan model terbuka. 

Larangan Ihram untuk Perempuan

Gambar 3: Jemaah wanita LCU yang sedang berada di Mekkah

Berkebalikan dari laki-laki, jemaah perempuan justru wajib memakai pakaian yang dijahit rapi dan menutup seluruh aurat. Tapi ada dua larangan penting pada bagian wajah dan tangan. 

1. Memakai Cadar/Niqab

Selama masa ihram, jemaah perempuan tidak boleh menutup wajah menggunakan cadar atau niqab. Wajah wajib terlihat secara jelas. 

2. Memakai Sarung Tangan

Jemaah perempuan tidak boleh menggunakan tangan yang menutupi telapak dan jari-jari tangan. Kalau merasa risih karena telapak tangan terlihat, Sahabat bisa mengakalinya dengan menarik lengan baju yang agak panjang untuk menutupi tangan, tanpa perlu menggunakan sarung tangan. 

Baca Juga : Hindari 4 Hal Yang Makruh Dilakukan Saat Tawaf Umroh!

Larangan yang Berlaku untuk Keduanya

Selain aturan khusus untuk masing-masing jemaah perempuan dan laki-laki, terdapat beberapa larangan berihram yang wajib dipatuhi oleh seluruh jemaah. 

  1. Memakai wewangian termasuk parfum, minyak wangi, lotion, bahkan sabun atau shampo yang mengandung zat pewangi. Sebaiknya pilih produk yang mengandung non-fragrance dan non-alchohol sebagai solusinya. 
  2. Memotong rambut atau bulu tubuh. Haram hukumnya mencukur, menggunting, atau mencabut rambut kepala, janggut, bulu ketiak, dan bulu lainnya yang ada di tubuh. 
  3. Memotong kuku juga dilarang saat berihram, baik kuku tangan maupun kuku kaki. 
Gambar 4: Dokumentasi jemaah LCU saat berada di Tanah Suci

Penting mengetahui apa saja larangan saat berihram agar perjalanan Umroh sahabat berjalan dengan sempurna. Mengingat banyaknya aturan yang harus ditaati, wajar jika sahabat merasa cemas takut salah langkah. Tapi tenang saja, LCU siap mendampingi setiap langkah suci Sahabat.

Dengan harga yang terjangkau, pendampingan Muthowif & Tour Leader profesional, serta fasilitas super nyaman nan lengkap, Sahabat cukup fokuskan pikiran untuk beribadah khusyuk di depan Ka’bah.

Yuk, rencanakan perjalanan Umroh bersama LCU!

Bermanfaat? Yuk, Share Ke Sesama Sahabat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *