250 Payung Raksasa Masjid Nabawi Punya Teknologi Canggih!

Payung raksasa Masjid Nabawi memiliki teknologi otomatis, kipas kabut, dan sistem drainase untuk melindungi jemaah dari panas dan hujan.

Gambar 1 : Teknologi Payung Masjid Nabawi Bisa Lindungi Jemaah

Masjid Nabawi di Madinah memiliki berbagai fasilitas modern yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi jutaan jemaah dari berbagai negara. Salah satu fasilitas yang menarik perhatian adalah ratusan payung raksasa di area pelataran masjid. Tidak hanya melindungi jemaah dari terik matahari, payung-payung ini juga dirancang untuk memberikan perlindungan ketika hujan turun.

Menurut laporan Kantor Berita Saudi SPA yang dilansir Himpuhnews, Selasa (03/11), Masjid Nabawi memiliki 250 payung raksasa yang dapat dibuka dan dilipat secara otomatis. Fasilitas tersebut menaungi area seluas lebih dari 143.000 meter persegi dan mampu memberikan perlindungan bagi lebih dari 228.000 jemaah.

Keberadaan payung ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan pelayanan di Masjid Nabawi. Dengan teknologi modern dan desain arsitektur yang indah, fasilitas tersebut membantu jemaah tetap nyaman saat beribadah maupun beraktivitas di pelataran masjid, meskipun kondisi cuaca berubah.

250 Payung Raksasa Masjid Nabawi Dirancang Hadapi Panas dan Hujan

Payung-payung raksasa di Masjid Nabawi memiliki ukuran yang sangat besar. Setiap unit memiliki panjang dan lebar sekitar 25,5 meter, tinggi kurang lebih 22 meter, serta bobot mencapai 40 ton. Meski memiliki ukuran dan berat yang luar biasa, seluruh payung dapat dioperasikan menggunakan sistem mekanis dan kendali otomatis.

Menariknya, fasilitas ini tidak hanya dirancang untuk menghadapi cuaca panas. Struktur payung juga dilengkapi teknologi yang mendukung perlindungan dari hujan, angin, hingga risiko kebakaran.

Ketika hujan turun, sistem drainase khusus membantu mengalirkan air agar tidak menggenang di area pelataran. Hal ini penting untuk mengurangi risiko jemaah terpeleset akibat permukaan lantai yang basah.

Sementara itu, sistem pengoperasiannya memungkinkan payung dibuka secara otomatis saat matahari terbit dan ditutup sebelum matahari terbenam. Pengaturan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan kondisi cuaca di sekitar masjid.

Dengan adanya fasilitas ini, jemaah dapat beraktivitas dengan lebih nyaman, baik ketika menunggu waktu salat, berzikir, maupun berjalan menuju area masjid.

Baca Juga : Ada Chip RFID di Karpet Masjid Nabawi, Apa Fungsinya?

Dilengkapi 436 Kipas Kabut dan Lebih dari 1.000 Lampu

Selain berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan, payung raksasa Masjid Nabawi juga dilengkapi berbagai teknologi pendukung. Salah satunya adalah 436 kipas kabut atau misting fans yang tersebar di sepanjang struktur payung.

Setiap kipas memiliki 16 nosel yang menyemprotkan air olahan untuk membantu memberikan kesejukan di sekitar pelataran. Fasilitas ini sangat bermanfaat, terutama ketika suhu udara di Madinah sedang tinggi.

Tidak hanya itu, terdapat lebih dari 1.000 unit lampu yang dipasang untuk mendukung pencahayaan dan aktivitas jemaah pada malam hari. Dengan begitu, fasilitas payung raksasa tetap memberikan manfaat sepanjang waktu.

Seluruh operasional payung dikendalikan melalui ruang kontrol pusat. Petugas dapat memantau dan mengatur pergerakan ratusan payung sesuai kebutuhan serta kondisi cuaca.

Dari sisi desain, konstruksi payung menggunakan material logam yang diperkuat serat kaca atau fiberglass dan serat karbon. Beberapa bagiannya juga dihiasi pola mosaik serta elemen tembaga berlapis emas yang membuat tampilannya semakin indah.

Baca Juga : Mengenal Madinah, Kota Aman dengan Kriminalitas Rendah

Perpaduan teknologi dan arsitektur tersebut menjadikan payung raksasa sebagai salah satu fasilitas istimewa di Masjid Nabawi. Bukan sekadar peneduh, tetapi juga bentuk perhatian terhadap kenyamanan dan keselamatan para jemaah yang datang untuk beribadah.

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh LCU di Madinah

Bagi Sahabat yang memiliki impian mengunjungi Masjid Nabawi dan merasakan langsung suasana beribadah di dalamnya, sekarang bisa mulai mempersiapkan perjalanan umroh dari jauh-jauh hari. Tidak harus menunggu memiliki anggaran besar, karena LCU (Low Cost Umroh) hadir dengan pilihan program umroh hemat mulai 24 jutaan. Dengan fasilitas perjalanan yang telah disiapkan, Sahabat bisa merencanakan ibadah ke Tanah Suci dengan biaya lebih terjangkau.

Yuk, konsultasikan rencana keberangkatan Sahabat bersama tim LCU! Hubungi tim kami sekarang dan temukan pilihan paket umroh hemat yang sesuai dengan kebutuhan.

Bermanfaat? Yuk, Share Ke Sesama Sahabat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *