
Inilah Keutamaan 10 Hari Pertama Di Bulan Dzulhijjah
Cek keutamaan 10 hari pertama Dzulhijjah yang ternyata sangat luar biasa, mulai dari puasa Arafah hingga pahala amal yang berlipat ganda.

Sahabat pernah dengar ga kalau ada waktu terbaik untuk ibadah yang pahalanya bahkan lebih besar dari jihad di medan perang? Ternyata waktu istimewa itu ada loh, yaitu di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. MasyaAllah, luar biasa banget ya?
Bulan Dzulhijjah memang dikenal sebagai salah satu bulan paling mulia dalam Islam. Bukan cuma identik dengan ibadah haji dan Idul Adha saja, tapi juga menjadi momen emas bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bahkan Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari yang amal shalihnya lebih dicintai Allah selain di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
1. Amal Ibadah Lebih Dicintai Allah

Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada hari-hari yang amal shalihnya lebih dicintai Allah dibanding 10 hari pertama Dzulhijjah. Artinya, semua amal baik yang dilakukan pada hari-hari ini memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.
Mulai dari shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dzikir, sedekah, hingga membantu sesama, semuanya menjadi amalan yang sangat dianjurkan untuk diperbanyak.
Artinya: Diriwayatkan Abu Hurairah, dari Rasulullah, beliau bersabda: Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah; satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan setahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar (HR. Tirmidzi, 3/122)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الحِجَّةِ، يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ، وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ القَدْرِ
2. Pahalanya Disebut Lebih Besar dari Jihad
Salah satu hal yang membuat banyak orang terkejut adalah keutamaan amal di 10 hari pertama Dzulhijjah yang disebut lebih utama daripada jihad di jalan Allah, kecuali jihad yang dilakukan dengan pengorbanan jiwa dan harta tanpa kembali lagi.
Hal ini menunjukkan betapa mulianya hari-hari tersebut di sisi Allah SWT. Jadi jangan heran kalau banyak ulama menyebut momen ini sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah.
3. Puasa Arafah Bisa Menghapus Dosa Dua Tahun
Tanggal 9 Dzulhijjah dikenal sebagai Hari Arafah. Pada hari ini, umat Muslim sangat dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah Arafah karena keutamaannya luar biasa besar.
Rasulullah SAW bersabda:
صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً
Artinya: Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)
4. Sunnah Qurban yang Penuh Keberkahan

Puncak dari 10 hari pertama Dzulhijjah adalah Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah. Di hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan ibadah qurban sebagai bentuk ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT.
Selain bernilai ibadah, qurban juga menjadi bentuk kepedulian sosial karena dagingnya dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Tidak heran kalau ibadah ini menjadi salah satu amalan paling istimewa di bulan Dzulhijjah.
Baca Juga : Inilah Waktu Paling Mustajab Untuk Berdoa di Masjidil Haram
Amalan yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah
Supaya momen istimewa ini tidak terlewat sia-sia, sahabat bisa mulai memperbanyak berbagai amalan sunnah selama 10 hari pertama Dzulhijjah. Walaupun terlihat sederhana, amalan-amalan ini memiliki pahala yang luar biasa besar jika dilakukan dengan ikhlas.
Dilansir dari ITC, Beberapa amalan yang sangat dianjurkan antara lain:
- Meningkatkan kualitas shalat, baik dengan memperbanyak shalat sunnah maupun shalat berjamaah.
- Membaca Al-Qur’an secara rutin dan memperbanyak dzikir serta doa.
- Membaca istighfar (memohon ampunan) secara berulang-ulang.
- Bersedekah dan berinfak kepada yang membutuhkan.
- Melaksanakan qurban, yaitu menyembelih hewan kurban sebagai bentuk pengorbanan dan ibadah kepada Allah.
Selain itu, sahabat juga bisa mulai memperbaiki kebiasaan sehari-hari menjadi lebih baik, seperti menjaga ucapan, membantu orang lain, dan memperbanyak doa. Karena pada dasarnya, setiap kebaikan yang dilakukan di hari-hari mulia ini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Yuk manfaatkan 10 hari terbaik dalam setahun ini dengan memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Semoga Allah menerima seluruh amal baik kita dan memberikan keberkahan dalam hidup kita.
