
Hindari 4 Hal Yang Makruh Dilakukan Saat Tawaf Umroh!
Ketahui 4 hal makruh saat tawaf yang sering dianggap sepele. Hindari kebiasaan ini agar ibadah tawaf saat umroh lebih khusyuk dan sempurna.

Saat menjalankan ibadah umroh, tawaf menjadi salah satu momen paling istimewa sekaligus sakral. Berjalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga bentuk penghambaan yang penuh makna kepada Allah SWT. Setiap langkah yang sahabat ambil bisa menjadi ladang pahala yang luar biasa.
Namun, tahukah sahabat? Ada beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele saat tawaf, padahal hukumnya makruh. Memang, hal-hal ini tidak membatalkan tawaf, tetapi bisa mengurangi kekhusyukan dan kesempurnaan ibadah yang sedang dijalani.
Supaya tawaf sahabat semakin maksimal dan penuh kekhusyukan, Dilansir dari bincang syariah, ada beberapa hal makruh seperti berikut ini.
4 Hal Yang Makruh Saat Tawaf
1. Terlalu Banyak Mengobrol Hal yang Tidak Perlu
Tawaf sering diibaratkan seperti salat, hanya saja saat tawaf kita masih diperbolehkan berbicara. Meski begitu, bukan berarti kita bebas mengobrol tanpa batas.
Banyak jemaah yang tanpa sadar justru menghabiskan waktu tawaf untuk membicarakan urusan dunia, bercanda, atau ngobrol hal-hal yang tidak penting. Padahal, momen di sekitar Ka’bah adalah waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak dzikir, doa, dan istighfar.
Sebisa mungkin, gunakan setiap putaran tawaf untuk mendekatkan hati kepada Allah SWT.
2. Berdoa dengan Suara Terlalu Keras
Berdoa dengan penuh semangat tentu merupakan hal yang baik. Namun, ada adab yang tetap perlu dijaga saat berada di tengah kerumunan jemaah.
Mengeraskan suara saat berdzikir atau berdoa hingga mengganggu konsentrasi orang lain termasuk perbuatan yang makruh. Tidak sedikit jemaah yang ingin khusyuk justru terganggu karena suara doa yang terlalu keras dari sekitarnya.
Sahabat bisa tetap berdoa dengan suara lirih, lembut, dan penuh penghayatan. Sering kali doa yang diucapkan pelan justru lebih terasa menyentuh hati.
3. Melakukan Gerakan yang Tidak Perlu
Saat tawaf, adab dan sikap tubuh juga perlu dijaga. Beberapa gerakan kecil yang terlihat sepele ternyata termasuk hal yang makruh dilakukan.
Contohnya seperti:
- Bertolak pinggang saat berjalan
- Bermain-main dengan jari
- Membunyikan jari secara sengaja
- Menautkan jari tanpa keperluan
Gerakan-gerakan ini dianggap kurang mencerminkan kekhusyukan ibadah. Karena itu, usahakan tubuh tetap tenang dan fokus selama tawaf berlangsung.
4. Memaksakan Tawaf Saat Menahan Hajat
Ibadah yang khusyuk sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik. Ketika tubuh merasa tidak nyaman, pikiran pun akan sulit fokus.
Karena itu, makruh hukumnya memaksakan diri tetap tawaf ketika sedang:
- Menahan buang air kecil atau buang air besar
- Menahan lapar yang sangat
- Menahan haus berlebihan
Jika sahabat berada dalam kondisi tersebut, lebih baik penuhi kebutuhan fisik terlebih dahulu. Setelah tubuh terasa nyaman, ibadah pun akan jauh lebih tenang dan khusyuk.
Pada akhirnya, tawaf bukan hanya soal menyelesaikan tujuh putaran, tetapi juga tentang bagaimana hati hadir sepenuhnya dalam ibadah. Semakin baik adab yang kita jaga, semakin besar peluang kita meraih pahala yang sempurna.
Baca Juga : Umroh Tanpa Mahram untuk Wanita, Apakah Diperbolehkan?
Wujudkan Umroh Nyaman dan Hemat Bersama Low Cost Umroh

Menjalankan umroh dengan nyaman tentu menjadi impian setiap Muslim. Bersama Low Cost Umroh (LCU), sahabat bisa merasakan perjalanan ibadah yang lebih tenang, aman, dan terjangkau tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
LCU menghadirkan program umroh hemat dengan fasilitas lengkap, mulai dari tiket confirmed, hotel nyaman dekat masjid, makan 3 kali sehari, hingga full handling oleh tim profesional yang siap mendampingi sahabat sejak keberangkatan hingga pulang ke Tanah Air.
Jangan tunda niat suci ke Baitullah. Yuk konsultasikan rencana umroh sahabat sekarang juga dan amankan seat terbaik sebelum kuota habis!


