Mitos Tentang Umroh Ternyata Masih Dipercaya Banyak Jemaah!

Masih percaya mitos tentang umroh? Simak berbagai anggapan yang beredar di kalangan jemaah dan cek faktanya sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Gambar 1: Mitos-Mitos yang Masih Percaya di Kalangan Jamaah Umroh

Siapa, sih, yang enggak mau berangkat ke Tanah Suci? Beribadah ke Masjidil Haram, melihat Ka’bah secara langsung, serta mengunjungi Raudhah dimana semua umat Muslim berebut untuk dapat masuk ke dalamnya. Rasanya, ingin cepat langsung berangkat tanpa perlu pikir panjang. 

Tapi saat sedang melakukan persiapan ibadah Umroh, terkadang ada saja hal-hal “katanya” yang bikin sahabat meragukan pilihan tersebut. Katanya Umroh cuma untuk orang kaya, katanya Umroh lebih baik dilakukan saat sudah tua, dan lain-lain. 

Biar sahabat gak tiba-tiba menjadi ragu, yuk kita bahas mitos-mitos Umroh yang masih sering dipercayai jemaah beserta fakta aslinya! 

Umroh Harus Nunggu Tua Dulu

Ini adalah mitos yang membuat banyak anak muda menunda-nunda berangkat Umroh karena percaya, ibadah Umroh sebaiknya dilakukan ketika usia sudah tua. Faktanya, Umroh akan lebih baik jika dilakukan ketika usia masih muda. 

Ibadah ini membutuhkan ketahanan fisik yang ekstra karena jemaah harus melakukan Tawaf sebanyak 7 putaran, lalu lanjut Sa’i dari bukit Safa dan Marwah bolak-balik sebanyak kurang lebih 3,5 kilometer. Belum lagi ditambah cuaca Arab Saudi yang sangat terik. 

Nah, Umroh di usia yang masih muda akan membuat kamu lebih prima dan lebih leluasa dalam menjalankan ibadah. Fisik masih bugar, dan pikiran juga masih fokus serta khusyuk. Jadi, kalau memang sudah ada panggilan dari-Nya, jangan menunda-nunda, ya, Sahabat! 

Baca Juga : Mau Berangkat Umroh? Jangan Lewatkan Amalan yang Satu Ini! 

Umroh Itu Hanya untuk Orang Kaya

Gambar 2: Ibadah Umroh Tidak Harus Menunggu Usia Tua Dulu

Banyak orang yang langsung mengurungkan niat setelah melihat biaya Umroh yang mencapai belasan hingga puluhan juta. Sehingga timbul pemikiran bahwa Umroh hanya boleh dilakukan oleh orang kaya saja. 

Faktanya, Umroh boleh dilakukan oleh siapa saja, baik itu kaya atau miskin, tanpa memandang harta seseorang. Allah tidak memanggil hamba-Nya ke Tanah Suci berdasarkan harta. Justru Allah akan memampukan hamba tersebut dengan waktu dan cara yang tidak disangka-sangka. 

Umroh Merupakan Tempat Pembalasan bagi yang Berdosa

Sahabat pasti pernah mendengar banyak cerita dimana jemaah ada yang tiba-tiba tidak bisa melihat Ka’bah dan dibuat tersesat saat berjalan pulang ke hotelnya. Ada banyak orang yang beranggapan bahwa hal ini merupakan “balasan” dari perbuatan buruk yang dilakukan jemaah tersebut. 

Faktanya, tidak seperti itu! Memang kita diminta untuk menjaga segala lisan dan perbuatan selama berada di Tanah Suci, tapi ada penjelasan rasional di balik fenomena ini. 

Apalagi, Masjidil Haram sangat luas dan punya banyak pintu yang bentuknya mirip. Jadi, sangat lumrah apabila jemaah terutama yang baru pertama kali merasa kebingungan. 

Ditambah lagi, kondisi fisik yang lelah dan menghadapi cuaca panas terik tak dipungkiri membuat jemaah stres dan mengalami halusinasi karena lelah luar biasa. 

Umroh Hanya Cukup Sekali Seumur Hidup

Banyak yang menganggap Umroh sekali seumur hidup saja sudah cukup. Faktanya, seringkali jemaah yang baru saja pulang Umroh, sudah merasakan rindu yang luar biasa. 

Baca Juga : Indonesia Jadi Negara Pengirim Jemaah Umroh Terbesar Dunia!

Perasaan sedih dan hampa setelah pulang Umroh sering disebut sebagai Post Umrah Depression. Bahkan, jemaah yang sedang mengalami ini, bisa meneteskan air mata hingga menangis tersedu-sedu saat melihat gambar atau sesuatu yang berhubungan dengan Tanah Suci. Maka dari itu, jika sahabat memiliki kesempatan untuk ke Tanah Suci sekali lagi, jangan ditunda kesempatan itu, ya! 

Gambar 3 : Dokumentasi Jamaah Low Cost Umroh saat Umroh

Meskipun masih banyak mitos-mitos yang beredar di kalangan jemaah, sahabat tidak perlu serta-merta percaya karena biasanya mitos ini bersumber dari sesuatu yang belum jelas kebenarannya. Maka dari itu, yang paling penting adalah menyiapkan fisik, hati, dan segala perlengkapan dengan matang, sehingga sahabat bisa menjalankan ibadah Umroh dengan nyaman dan tenang. 

Nah, agar sahabat tidak perlu pusing saat menyiapkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci, sahabat bisa merencanakannya bersama LCU! 

Bermanfaat? Yuk, Share Ke Sesama Sahabat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *