Museum Al-Qur’an Makkah, Destinasi Edukatif di Hira

Museum Al-Qur’an Makkah di kawasan Hira menyimpan manuskrip langka, mushaf bersejarah, seni kaligrafi, dan teknologi interaktif yang menarik.

Gambar 1 : Museum Al-Qur’an Makkah Tampilkan Cara Ayat Ditulis di Zaman Nabi

Makkah tidak hanya dikenal sebagai kota suci dengan Masjidil Haram dan Ka’bah. Kota ini juga memiliki berbagai destinasi yang menyimpan nilai sejarah dan budaya Islam, salah satunya Museum Al-Qur’an di kawasan Hira Cultural District.

Dilansir dari Himpuh, Berada di kaki Jabal Hira, museum ini menawarkan pengalaman yang menarik karena memadukan sejarah Al-Qur’an, seni Islam, arsitektur, hingga teknologi modern. Museum Al-Qur’an diresmikan pada Maret 2025 dan menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan kawasan budaya Hira.

Bagi Sahabat yang sedang menjalankan ibadah umrah dan ingin mengenal lebih jauh sejarah Al-Qur’an, kawasan ini bisa menjadi salah satu destinasi yang memberikan pengalaman berbeda.

Mengenal Museum Al-Qur’an di Kawasan Hira

Museum Al-Qur’an dirancang dengan konsep arsitektur yang menyesuaikan karakter lingkungan di sekitar Jabal Hira. Penggunaan warna-warna bumi membuat bangunan terasa menyatu dengan lanskap pegunungan Makkah.

Berbagai elemen khas arsitektur Islam juga dapat ditemukan pada bangunan museum, seperti bentuk lengkung, kubah, pola geometris, hingga ornamen kaligrafi Al-Qur’an. Kehadiran ruang hijau di sekitar museum turut menciptakan suasana yang nyaman bagi pengunjung.

Menariknya, desain kawasan tetap mempertahankan pandangan ke arah Jabal Hira yang menjadi salah satu landmark penting dalam sejarah Islam.

Museum ini menghadirkan koleksi manuskrip Al-Qur’an langka, mushaf bersejarah, serta berbagai karya seni yang memperlihatkan keindahan kaligrafi Arab dan seni Islam. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai tampilan interaktif yang membantu menjelaskan perjalanan dan perkembangan penulisan Al-Qur’an dari masa ke masa.

Salah satu koleksi yang pernah diberitakan Saudi Press Agency adalah mushaf langka yang ditulis pada kertas berbentuk gulungan dan diperkirakan berasal dari India pada abad ke-12 Hijriah atau sekitar abad ke-18 Masehi. Mushaf tersebut menggunakan perpaduan khat Naskh dan Tsuluts yang memperlihatkan keindahan seni kaligrafi pada masanya.

Baca Juga : Museum Hidden Gem Di Mekkah dengan View Ka’bah 360°!

Melihat Sejarah Penulisan Al-Qur’an

Tidak hanya melihat mushaf, pengunjung juga dapat mempelajari bagaimana Al-Qur’an ditulis dan dijaga sepanjang sejarah.

Museum menghadirkan berbagai informasi mengenai perkembangan penulisan mushaf serta upaya umat Islam dalam menjaga warisan Al-Qur’an. Penyampaian informasi dibuat lebih mudah dipahami melalui perpaduan koleksi sejarah, visual, dan teknologi interaktif.

Hal ini membuat kunjungan ke Museum Al-Qur’an tidak sekadar menjadi aktivitas wisata, tetapi juga kesempatan untuk menambah wawasan mengenai sejarah dan peradaban Islam.

Kawasan Hira, Dekat dengan Jabal Hira

Museum Al-Qur’an merupakan bagian dari Hira Cultural District, sebuah kawasan budaya yang berada di sekitar Jabal Hira.

Kawasan ini memiliki luas sekitar 67.000 meter persegi dan dikembangkan sebagai destinasi yang menggabungkan nilai sejarah, budaya, edukasi, serta fasilitas untuk pengunjung. Hingga awal 2025, Hira Cultural District dilaporkan telah menerima lebih dari 4 juta pengunjung dari lebih dari 132 negara.

Selain Museum Al-Qur’an, Sahabat juga dapat menemukan Revelation Exhibition atau Pameran Wahyu. Pameran ini mengajak pengunjung mengenal kisah turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW melalui berbagai media audio, visual, dan teknologi interaktif.

Salah satu bagian menariknya adalah penggunaan teknologi modern untuk menghadirkan kembali gambaran Gua Hira dan kisah turunnya wahyu pertama. Dengan begitu, sejarah yang disampaikan terasa lebih mudah dipahami oleh pengunjung dari berbagai negara.

Tidak hanya menawarkan wisata edukasi, kawasan Hira juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti pusat penerimaan pengunjung, toko, kafe, restoran, serta area publik yang membuat kawasan ini lebih nyaman untuk dikunjungi.

Baca Juga : 5 Museum Gratis Di Tanah Suci Ini Bisa Dikunjungi Saat Umroh

Keberadaan Museum Al-Qur’an dan berbagai fasilitas tersebut membuat kawasan Hira menjadi salah satu tempat yang menarik untuk mengenal lebih dekat sejarah Islam sekaligus menikmati sisi budaya Kota Makkah.

Bagi Sahabat yang berkesempatan menjalankan ibadah umrah, mengunjungi Museum Al-Qur’an di Hira dapat menjadi pengalaman tambahan untuk memperkaya perjalanan. Selain beribadah di Tanah Suci, Sahabat juga bisa mengenal lebih dekat sejarah Al-Qur’an, perjalanan wahyu, dan berbagai peninggalan yang berkaitan dengan peradaban Islam.

Dengan perpaduan sejarah, spiritualitas, arsitektur Islam, dan teknologi modern, Museum Al-Qur’an Makkah menjadi salah satu destinasi edukatif yang menarik untuk dikunjungi saat berada di kawasan Hira.

Gambar 2 : Potret Jamaah Low Cost Umroh saat City Tour

Ingin merasakan pengalaman ibadah umrah sekaligus mengenal lebih dekat destinasi bersejarah di Tanah Suci seperti kawasan Hira?

Bersama Low Cost Umroh, Sahabat bisa memilih paket umroh hemat mulai 25 jutaan dengan fasilitas yang disiapkan untuk mendukung perjalanan ibadah, mulai dari tiket pesawat, visa, hotel, makan 3 kali sehari, transportasi, hingga pendampingan selama di Arab Saudi.

Yuk, wujudkan niat ke Tanah Suci bersama Low Cost Umroh dan siapkan perjalanan ibadah yang nyaman, praktis, dan tetap ramah di kantong. Hubungi vmin sekarang untuk mendapatkan informasi paket dan jadwal keberangkatan terbaru!

Bermanfaat? Yuk, Share Ke Sesama Sahabat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *