6 Jenis Tawaf Haji & Umroh Yang Jarang Orang Ketahui!

Ternyata ada 6 jenis tawaf dalam haji & umroh. Masing-masing memiliki ketentuan dan waktu berbeda yang penting sahabat pahami saat di Mekkah.

Gambar 1 : 6 Jenis Tawaf Haji dan Umroh

Saat melaksanakan ibadah haji maupun umroh, salah satu rangkaian penting yang tidak boleh dilewatkan adalah tawaf. Tawaf merupakan aktivitas mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali yang menjadi bagian utama dalam ibadah di Tanah Suci.

Dalam syariat Islam, tawaf memiliki kedudukan yang sangat penting. Bahkan, beberapa jenis tawaf termasuk rukun ibadah yang menentukan sah atau tidaknya haji maupun umroh. Jika rukun ini ditinggalkan, maka ibadah tersebut tidak bisa diganti dengan denda (dam).

Namun sahabat perlu tahu, dilansir dari Himpuh, ternyata tawaf tidak hanya satu jenis. Dalam ibadah haji dan umroh terdapat 6 macam tawaf

6 Jenis Tawaf Haji & Umroh

1. Tawaf Qudum

Tawaf Qudum sering juga disebut Tawaf Wurud atau Tawaf Tahiyyah. Tawaf ini disyariatkan bagi jamaah yang datang dari luar Makkah sebagai bentuk penghormatan kepada Ka’bah dan Baitullah.

Karena dilakukan sebagai bentuk penyambutan saat pertama kali tiba di Makkah, tawaf ini juga dikenal dengan istilah Tawaf Liqa’.

Menurut ulama dari mazhab Hanafiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah, hukum Tawaf Qudum adalah sunnah bagi orang yang datang ke Makkah. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukannya di awal kedatangan, bukan di akhir perjalanan.

2. Tawaf Ifadhah

Tawaf Ifadhah sering disebut juga Tawaf Ziarah atau Tawaf Fardhu. Tawaf ini merupakan rukun haji yang telah disepakati oleh para ulama, sehingga tidak boleh ditinggalkan.

Rangkaian pelaksanaannya biasanya dilakukan setelah jamaah haji menyelesaikan beberapa tahapan penting, yaitu:

  • Wukuf di Arafah
  • Mabit di Muzdalifah
  • Menuju Mina dan melempar jumrah
  • Melakukan penyembelihan hewan kurban
  • Tahallul atau mencukur rambut

Setelah itu, jamaah kembali ke Makkah untuk melaksanakan Tawaf Ifadhah.

Baca Juga : Fakta Sejarah: Ternyata Rasulullah Umroh 4 Kali Seumur Hidup

3. Tawaf Wada’

Tawaf Wada’ dikenal juga dengan nama Tawaf Shadr atau Tawaf Akhirul ‘Ahd, yaitu tawaf perpisahan sebelum meninggalkan kota Makkah.

Menurut mayoritas ulama (jumhur), hukum Tawaf Wada’ adalah wajib, kecuali dalam mazhab Maliki yang menghukuminya sunnah.

Landasan hukumnya berasal dari hadis Ibnu Abbas:

أُمِرَ النَّاسُ أَنْ يَكُونَ آخِرُ عَهْدِهِمْ بِالْبَيْتِ , إلاَّ أَنَّهُ خُفِّفَ عَنْ الْمَرْأَةِ الْحَائِضِ .

“Orang-orang diperintahkan agar menjadikan akhir dari per jalanan haji mereka adalah thawaf di Ka’bah Baitullah. Namun perintah ini diringankan bagi para wanita yang sedang haid.” (HR. Bukhari no. 1755 dan Muslim no. 132)

Tawaf ini menjadi bentuk penghormatan terakhir sebelum jamaah meninggalkan Tanah Suci.

4. Tawaf Umrah

Tawaf Umrah merupakan salah satu rukun dalam ibadah umrah. Tawaf ini dilakukan setelah jamaah berihram dan sebelum melaksanakan sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah.

Karena termasuk rukun, tawaf ini tidak boleh ditinggalkan. Jika tidak dilakukan, maka ibadah umrah menjadi tidak sah.

5. Tawaf Nadzar

Tawaf Nadzar adalah tawaf yang dilakukan karena seseorang telah bernazar untuk melakukannya.

Hukum tawaf ini menjadi wajib bagi orang yang bernazar. Waktunya tidak ditentukan secara khusus, kecuali jika orang yang bernazar telah menentukan waktu tertentu dalam nazarnya.

6. Tawaf Tathawwu’

Tawaf Tathawwu’ adalah tawaf sunnah yang bisa dilakukan kapan saja tanpa harus dalam kondisi berihram.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa tawaf ini bahkan boleh dilakukan pada waktu-waktu yang biasanya terlarang untuk shalat. Namun perlu diperhatikan, tawaf sunnah ini tidak boleh dilakukan jika seseorang masih memiliki kewajiban ibadah yang harus didahulukan

Baca Juga : Hati-Hati! Pakai Sepatu Saat Umroh Ternyata Bisa Kena Dam!

Umroh 23 Jutaan dari Low Cost Umroh

Gambar 2 : Dokumentasi Jamaah Umroh Low Cost Umroh saat di Tanah Suci

Sahabat bisa memahami bahwa setiap tawaf memiliki tujuan, hukum, serta waktu pelaksanaan yang berbeda. Karena itu, penting bagi jamaah haji dan umroh untuk memahami perbedaannya agar ibadah di Tanah Suci bisa dilakukan dengan benar dan lebih sempurna.

Bagi sahabat yang memiliki impian berkunjung ke Baitullah dan merasakan langsung keindahan beribadah di depan Ka’bah, kini kesempatan itu semakin mudah. Sahabat bisa berangkat umroh dengan biaya lebih hemat mulai dari 23 jutaan bersama Low Cost Umroh, dengan program perjalanan yang nyaman, pembimbing berpengalaman, serta pelayanan yang aman dan terpercaya.

Yuk sahabat, wujudkan impian menjadi tamu Allah dan rasakan sendiri momen tawaf di depan Ka’bah. Segera daftar sekarang dan amankan seat keberangkatan umroh sahabat!

Bermanfaat? Yuk, Share Ke Sesama Sahabat!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *