
Inilah Waktu Paling Mustajab Untuk Berdoa di Masjidil Haram
Ternyata ada 10-15 menit waktu emas di Masjidil Haram yang sering terlewat. Manfaatkan waktu jeda adzan dan iqamah untuk mengamalkan ini.

aat berada di Masjidil Haram, banyak jamaah yang fokus mengejar ibadah utama seperti tawaf, salat di area terbaik, atau berburu spot dekat Ka’bah. Hal itu memang baik, tapi ternyata ada satu momen istimewa yang sering terlewat begitu saja padahal sangat sayang jika dilewatkan.
Momen tersebut adalah waktu antara adzan dan iqamah. Banyak jamaah justru menggunakan waktu ini untuk berjalan mencari tempat salat, berbincang, atau bahkan sibuk dengan hal lain. Padahal, jeda singkat sekitar 10 hingga 15 menit di Masjidil Haram ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memanjatkan doa terbaik kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW juga pernah bersabda bahwa doa di antara adzan dan iqamah termasuk doa yang tidak tertolak. Jadi, kalau sahabat sedang berada di Tanah Suci, jangan sampai melewatkan waktu berharga ini ya.
Kenapa Waktu Antara Adzan dan Iqamah Sangat Istimewa?
Waktu antara adzan dan iqamah dikenal sebagai salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Dalam hadis disebutkan:
الدُّعَاءُ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الآذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا
Artinya: “Doa tidak ditolak antara adzan dan iqomah, maka berdoalah.” (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Abu Dawud)
Di Masjidil Haram sendiri, jeda antara adzan dan iqamah biasanya berlangsung sekitar 10 sampai 15 menit. Meski terlihat singkat, waktu ini bisa menjadi kesempatan besar untuk bermunajat dengan lebih tenang tanpa harus berdesakan mencari tempat tertentu.
Sahabat bisa memanfaatkan waktu ini dengan membaca doa setelah adzan, memperbanyak istighfar, berdzikir, membaca Al-Qur’an, atau menyampaikan doa-doa terbaik untuk diri sendiri, keluarga, dan orang-orang tersayang.
Momen ini terasa semakin spesial karena sahabat sedang berada di tempat yang begitu mulia, yaitu Masjidil Haram, tempat yang selalu dirindukan umat muslim dari seluruh dunia.
Baca Juga : Inilah Alasan Selalu Rindu Ke Baitullah Menurut Al-Quran
Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Menunggu Iqamah
Agar waktu ini lebih maksimal, sahabat bisa melakukan beberapa amalan sederhana namun penuh makna.
Pertama, membaca doa setelah adzan:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: “Ya Allah, pemilik seruan yang sempurna ini, dan salat yang akan didirikan, berilah Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkan untuknya kedudukan terpuji yang Engkau janjikan.” (HR Bukhari)
Setelah itu, sahabat bisa melanjutkan dengan doa kebaikan dunia dan akhirat, memperbanyak dzikir, atau berdoa secara pribadi sesuai harapan masing-masing.
Gunakan waktu ini untuk benar-benar fokus beribadah tanpa terdistraksi hal lain. Karena terkadang, momen terbaik justru hadir dalam waktu yang singkat namun penuh keberkahan.

Kalau sahabat punya impian bisa merasakan langsung indahnya beribadah di Masjidil Haram dan memanfaatkan waktu-waktu istimewa seperti ini, Low Cost Umroh siap menemani perjalanan ibadah sahabat. Dengan harga mulai dari 23 jutaan, sahabat sudah bisa berangkat umroh dengan fasilitas all in yang nyaman dan lengkap.
Yuk, wujudkan niat ke Tanah Suci bersama Low Cost Umroh.



