
Gini Caranya Biar Dapat Takjil Gratis di Masjidil Haram
Ingin buka puasa gratis di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi? Ini cara dapat takjil gratis, spot terbaik dan menu ifthar Ramadhan terbaru.

Ramadhan di Tanah Suci selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Selain kekhusyukan ibadah, sahabat juga bisa merasakan indahnya kebersamaan saat berbuka puasa bersama ribuan jamaah dari berbagai negara.
Salah satu momen paling dinanti tentu saja adalah menikmati takjil gratis di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Bukan sekadar berbuka, tapi juga merasakan kedermawanan para muhsinin yang berbagi setiap hari sepanjang Ramadhan.
Bagi kaum muslimin yang melaksanakan umrah di bulan Ramadhan, suasana ibadah terasa lebih hidup. Menjelang maghrib, hamparan alas plastik atau sufrah digelar rapi, jamaah duduk berbaris, dan paket ifthar dibagikan dengan tertib. Suasananya hangat, penuh doa, dan begitu berkesan.
Cara Dapat Takjil Gratis di Masjidil Haram

Kalau sahabat ingin buka puasa di Masjidil Haram, ada beberapa tips penting agar kebagian tempat dan paket ifthar.
Pertama, datanglah minimal satu jam sebelum adzan Maghrib atau paling lambat setelah Ashar. Biasanya petugas (askari) akan menutup akses masuk jika area dalam masjid sudah penuh. Namun tidak perlu khawatir, karena buka puasa juga digelar di seluruh area masjid, termasuk rooftop dan pelataran luar.
Spot favorit jamaah biasanya berada di sekitar King Fahd Gate 79 dan King Abdul Aziz Gate 1. Di area ini, sahabat bisa mendapatkan posisi strategis untuk duduk di atas sufrah yang sudah digelar rapi.
Menjelang waktu berbuka, petugas akan membagikan ifthar package dalam tas plastik. Isi takjil di Masjidil Haram umumnya terdiri dari:
- Mixed nuts (kacang-kacangan Arab)
- Cheese puff (pastry isi krim keju)
- Mamoul (biskuit gandum isi kurma)
- Jus apel kemasan kecil
- Kurma kemasan vakum tanpa biji
- Air mineral botol kecil
Menu ini sederhana namun mengenyangkan dan mengikuti sunnah, karena berbuka dengan kurma menjadi amalan yang dianjurkan. Rasulullah SAW memiliki kebiasaan indah saat berbuka puasa? Beliau menganjurkan untuk memulai ifthar dengan buah kurma. Dalam beberapa hadis sahih disebutkan bahwa beliau biasa berbuka dengan tiga butir kurma segar. Jika tidak tersedia, beliau tetap berbuka dengan kurma kering.
Salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra. adalah:
“Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa butir kurma basah. Jika tidak ada (kurma basah), beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada pula, beliau berbuka dengan beberapa tegukan air.” (HR. Abu Dawud)
Rasanya mungkin tidak mewah secara tampilan, tapi suasana dan keberkahannya benar-benar luar biasa.
Baca Juga : Saudi Akan Tindak Tegas Jaringan Pengemis di Dua Kota Suci!
Tips Buka Puasa Gratis di Masjid Nabawi
Buka puasa di Masjid Nabawi juga tidak kalah istimewa. Sistemnya hampir sama seperti di Masjidil Haram. Sahabat tetap dianjurkan datang setelah Ashar agar mendapatkan tempat dan shaf yang nyaman.
Menjelang maghrib, sufrah akan digelar dan paket ifthar dibagikan secara tertib. Isi menunya kurang lebih serupa: kurma, roti Arab, yoghurt atau laban, jus, dan air mineral.

Menariknya, di sekitar area masjid sering kali ada dermawan yang membagikan tambahan menu berbuka, mulai dari kurma ekstra hingga nasi box. Inilah salah satu bentuk nyata kedermawanan masyarakat Saudi di bulan Ramadhan.
Suasana berbuka di Masjid Nabawi begitu menyentuh. Ribuan jamaah duduk sejajar tanpa membedakan asal negara, status sosial, atau bahasa. Semua menyatu dalam doa dan rasa syukur. Inilah pengalaman Ramadhan yang sulit dilupakan.
Membayangkan berbuka puasa di Tanah Suci saja sudah membuat hati bergetar, bukan? Jika sahabat ingin merasakan langsung momen istimewa ini, merencanakan umroh sejak sekarang adalah langkah terbaik. Bersama Low Cost Umroh dengan harga paket umroh hemat, sahabat bisa mendapatkan perjalanan ibadah umroh lebih nyaman, terarah, dan tetap terjangkau tanpa mengurangi kekhusyukan.
Yuk, wujudkan Ramadhan impian sahabat di Tanah Suci bersama Low Cost Umroh!



